Select Menu

Ads

Iklan

Diberdayakan oleh Blogger.

ads

ads

" });

ads

" });

welcome

welcome

Circle Gallery

‹
›

Shooting

" });

Racing

News

Bottom

wkwkwkwkwkwkwk................


wkwkwkwkwkwk...:D :D



Semua yang aku miliki telah aku persembahkan untuk pacar. Dia adalah Dani. Kurang baik apa diri ini pada Dani, sampai dia meninggalkanku seperti sampah bekas.Tapi akhirnya aku sadar. Ternyata bukan masalah baik atau tidaknya. Tapi karena pacaran itu sendiri bermasalah.

Sebaik apapun diriku pada pacar, namun jika terjun dalam dunia pacaran akan terjebak jg. Lihatlah betapa murahnya tubuh ini, aku berikan GRATIS atas nama pacar.

Bukankah ini lebih hina dari wanita penghibur yang mereka punya tarif? Begitu bodohya aku menyerahkan harga diriku atas nama pacar tanpa tanda sah. Bukankah ini lebih murah dari ayam.
Sekarang aku hamil. Bingung meminta pertolongan pada siapa, sementara Dani telah meninggalkanku. Pada orang tuaku? Aah tidak mungkin, yang ada malah marah besar padaku.

Pada keluarga Dani? Malah aku yang disalahin karena dinggap merusak hidup Dani. Mau lapor ke polisi, bagaimana Dani dihukum sementara kami lakukan suka sama suka.

Lalu pada siapa aku mengadu? Pada Allah? Betapa malunya diri ini sudah melanggar firman Nya. Ataukah janin yang aku miliki sekarang digugurkan saja?

Itu membuat aku berbuat seperti binatang. Apa sekalian menghancurkan diriku dengan menjadi wanita penghibur?

Sungguh makin hina. Apakah aku minta dinikahi sama orang lain? Lalu orang berhati malaikat mana yg mau nikah dengan wanita kotor sepertiku?

Coba andai saja waktu aku bisa putar, aku memilih tidak akan pernah menyentuh pacaran. Andai saja bisa mendapatkan tulisan/ceramah tentang bahaya pacaran, aku tidak melakukannya.

Sebab beginilah pacaran, benar-benar membuat diriku terjerumus hingga bisa melakukan banyak kemaksiatan lain.

Catatan: Cerita di atas adalah hasil kesimpulan penulis setelah 5 tahun melayani curhatan pembaca yang bertobat membaca bukunya. Untuk nama tokoh di atas hanyalah fiksi.

Tulisan ini oleh: @LaOdeMunafar
JANGAN DI TIRU


Namun nampaknya seorang gadis yang tidak diketahui namanya ini kurang berhati-hati ketika mengirimkan sebuah foto kepada orangtuanya. Gadis itu mengirim foto selfie paling memalukan kepada orangtua dan kakaknya menggunakan sebuah aplikasi pesan instan.
Apa yang salah dengan foto selfie gadis tersebut? Setelah pesan singkat dan foto selfienya terkirim, dia baru sadar jika di dalam foto yang dikirimnya itu terdapat gambar alat bantu bercinta.



Kisah ini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif berfacebook. Dalam facebook nya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat.

Selepas dia meninggal dunia, ibunya sentiasa bermimpi dia merayu kepada ibunya supaya menghapus foto-fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook. Malangnya tiada siapa yang mengetahui password Facebooknya.

Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan umum….
dan ingatlah, azab untuk kita yg sengaja membiarkan aurat kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah SWT.

Cerita ini menjadi ikhtibar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tak tahu bila kita akan Mati…Jadi, tolonglah kalau anda Sayangkan diri anda, Hapuslah gambar yang tidak sepatutnya.
Sebarkan suara Islam yang benar,Inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalism. Sehingga yang wajib ini kita main-mainkan dan dosa ini kita lakukan tanpa rasa apa-apa. Ingatlah aurat laki-laki yang harus dijaga diantara lutut dan pusar sedangkan madzhab syafii ada keringanan bagi wanita yg bekerja untuk membuka wajah dan kedua telapak tangannya.

Sadarlah, walau ikhlas atau tidak yang namanya menutup aurat wajib dilakukan,
Jika Ikhlas maka Berpahala tetapi jika tidak Ikhlas maka sekurang-kurangnya "Terhindar Dari Dosa".
Jangan dijadikan Ikhlas sebagai Alasan untuk menghalalkan yang Haram.
Ingat ini Saham dosa kita yg ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan saat yang dengan mudahnya melihat foto kita.
Apabila telah sampai masanya – baru lah Penyesalan Sudah Tidak Berguna.
Akhir kalam, semoga roh dia dicucuri rahmat Ilahi...

Bagikan ke teman facebook kamu agar mereka tidak lagi mengumbar aurat mereka di facebook.

Kisah tragis remaja V (19) asal Manado ikut terangkat setelah ramai kasus pemberitaan pemerkosaan dan pembunuhan pada YY di Bengkulu. Meski masih hidup namun V sering meminta kematiannya gara-gara trauma pada kekerasan seksual yang dialami. Dia menjadi korban nafsu 19 pria bejat bahkan 2 diantaranya diduga polisi! Asli kejam banget pelakunya! Peristiwa ini dialami V pada Januari 2016. Dia dijemput oleh dua teman wanitanya. Ternyata mereka menjebak V. Korban dibawa ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Di Bolmut, V dipaksa mencicipi narkoba dan dalam keadaan teler berat dia dibawa ke sebuah penginapan. Di sana lah terjadi pemerkosaan tersebut. V menyebutkan sekitar 15 pria 'menggilirnya'. Dalam keadaan takut dan berlinang air mata, V tak dapat berbuat banyak. Setelah kekerasan seksual di Bolmut, dia dibawa ke Provinsi Gorontao. Di sana V kembali mengalami pemerkosaan oleh 4 orang, kali ini 2 diantaranya diduga polisi. Setelahnya, korban diantar kembali ke rumah oleh kedua rekannya. Kondisi V sudah sangat lemah dan trauma. V kadang sering menangis menjerit jika mengingat kejadian tersebut, seperti dilansir dari situs berita nasional, Sabtu (7/5/2016). Kasus baru terkuak awal bulan ini. Ibu korban bersumpah akan mencari keadilan bagi putrinya. Kasus V memperlihatkan bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan masih saja terjadi. Jika terbukti memang ada 2 polisi terlibat dalam pemerkosaan V, sudah seharusnya mereka dihukum seberat-beratnya lantaran melanggar tugas utamanya mengayomi masyarakat.